Denpasar, Senin (19/12) – Permasalahan pada proses penyusunan suatu rencana tata ruang wilayah banyak dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia di bidang penataan ruang. Kualitas sumber daya manusia akan menentukan kualitas rencana tata ruang yang dihasilkan, dan lebih lanjut akan berdampak pada kualitas penyelenggaraan penataan ruang secara keseluruhan. Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Balai Informasi Penataan Ruang, Made Bagus Budihardjo, dalam sambutannya mewakili Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang pada acara pembukaan Pelatihan Penataan Ruang Tingkat Dasar di Werdhapura Village Center.