Sabtu, 19 May 2012
   Anda ada di:   BerandaArtikel BIPRSustainable Urban Development

Sustainable Urban Development

Senin, 11 Juli 2011 09:06

Konsep Sustainable Urban Development (SUD) merupakan sebuah pilihan bagi pengelola wilayah untuk menyelamatkan dan menata kotanya menuju keseimbangan dan keberlanjutan.

Tiga pilar SUD adalah:

Keberlanjutan ekonomi

  • Pemerataan ekonomi
  • Penciptaan peluang-peluang pertumbuhan ekonomi
  • Peningkatan kesejahteraan

Keberlanjutan sosial

  • Peningkatan keadilan dan kesetaraan akses terhadap pemanfaatan sumber daya alam dan pelayanan publik
  • Peningkatan kepedulian terhadap perilaku pemanfaatan ruang

Keberlanjutan lingkungan

  • Penetapan Urban Growth Boundaries untuk mengatasi luberan ke luar batas kota
  • Efisiensi lahan
  • Penentuan densitas sesuai dengan kaidah ekologi dan tidak melebihi kapasitas daya dukung lingkungan
  • Pengembangan system transportasi berkelanjutan, transportasi public dan non-motorized vehicle
  • Jaminan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar manusia
  • Pemanfaatan sumber daya terbantukan tidak boleh melebihi potensi lestarinya serta upaya mencari pengganti bagi sumber daya tak terbarukan
  • Pengembangan RTH dan ruang-ruang public
  • Pembuangan limbah industry maupun rumah tangga tidak boleh melebihi kapasitas asimilasi pencemaran

Aplikasi Konsep SUD

Smart Growth. Smart Growth adalah sebuah strategi dalam mengakomodir pertumbuhan kota namun tetap menjaga karakteristik fisik kawasan, sehingga membantu mewujudkan lingkungan yang lebih atraktif, nyaman, aman, dan sehat. Strategi ini juga menjaga lingkungan dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh pertumbuhan ekonomi serta mendorong aktivitas sosial.

Urban Growth Boundaries. Pengendalian batas perluasan atau pengembangan kota untuk mempertahankan aspek bentuk dan karakter fisik kota, mengantisipasi terjadinya peluberan ke luar batas kawasan perkotaan, serta mendistribusikan kepadatan kawasan.

Urban Growth Centers. Suatu lokasi yang banyak memiliki fasilitas dan kemudahan sehingga menjadi pusat daya tarik yang menyebabkan berbagai kegiatan tertarik untuk bertempat disana dan masyarakat senang untuk datang dan memanfaatkan fasilitas yang ada di lokasi tersebut.

Suatu lokasi konsentrasi kelompok kegiatan atau aktifitas perkotaan yang karena sifat hubungannya memiliki unsure-unsur kedinamisan sehingga mampu menstimulasi pertumbuhan kawasan baik ke dalam maupun keluar.

Aspek Pengembangan Pusat Pertumbuhan. (1)Perencanaan radius kuadran dalam skala nyaman berjalan kaki. Jenis kegiatan disesuaikan dengan hirarki pusat pertumbuhan dalam lingkup kawasan perencanaan dan lokasi dimana pusat pertumbuhan itu dikembangkan. (2)Perencanaan radius kuadran dalam skala nyaman berjalan kaki. Setiap pusat pertumbuhan mempunyai besaran kawasan yang identik terhadap radius ke batas kawasan, serta mempunyai pengaturan jarak (400-800 m) yang dianggap sebagai jarak nyaman yang dapat ditempuh pejalan kaki, serta direkomendasikan dalam mengembangkan unit-unit lingkungan dalam prinsip Transit Oriented Development. (3)Jarak antar pusat pertumbuhan yang dilakukan untuk mengatur distribusi kepadatan agar karakteristik fisik masing-masing zona tetap terjaga dan terkendalikan.

sud-aplikasi-konsep-sud

Gambar 2 Aplikasi Konsep SUD